Produk Pangan Olahan Industri

A. Umum
  1. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan
  2. Peraturan Pemerintah 28-2004 : Keamanan, Mutu Dan Gizi Pangan
  3. Permenkes No. 2 tahun 2013 : Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan
  4. Permenkes No. 701/MENKES/PER/VIII/2009 : Pangan Iradiasi
  5. Permenkes No. 1031 Tahun 2011 : Batas_Maksimum_Cemaran_Radioaktif_Dalam_Pangan
  6. Permenperin No. 20/M-IND/PER/2/2012 Tahun 2012: ttg Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (sni) Produk Melamin – Perlengkapan Makan Dan Minum Secara Wajib
  7. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 77 Tahun 2015 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Melamin-Perlengkapan Makan dan Minum Secara Wajib
  8. Peraturan Menteri Perindustrian No. 10/M-IND/PER/1/2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 105/M-IND/ PER/10/2012 tentang Penunjukan Lembaga Penilaian Kesesuaian dst
  9. Permenkes No. 033 Tahun 2012 : Bahan Tambahan Pangan
  10. Permenkes No. 30 tahun 2013 : Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam Dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Untuk Pangan Olahan Dan Pangan Siap Saji
B. Industri
  1. PerKa.BPOM No. HK.03.1.23.04.12.2208 Tahun 2012 : Pemberlakuan Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Industri Pengolahan Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman Bidang Keamanan Pangan
  2. PerKa.BPOM No. 4 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Bahan Pengkarbonasi
  3. PerKa.BPOM No. 5 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Humektan
  4. PerKa.BPOM No. 6 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pembawa
  5. PerKa.BPOM No. 7 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Perlakuan Tepung
  6. PerKa.BPOM No.8 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengatur Keasaman
  7. PerKa.BPOM No.9 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengeras
  8. PerKa.BPOM No.10 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Bahan Antikempal
  9. PerKa.BPOM No.11 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengembang
  10. PerKa.BPOM No.12 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pelapis
  11. PerKa.BPOM No.13 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Antibuih
  12. PerKa.BPOM No.14 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Propelan
  13. PerKa.BPOM No.15 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengental
  14. PerKa.BPOM No.16 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Garam Pengemulsi
  15. PerKa.BPOM No.17 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Gas Untuk Kemasan
  16. PerKa.BPOM No.18 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Sekuestran
  17. PerKa.BPOM No.19 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pembentuk Gel
  18. PerKa.BPOM No.20 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengemulsi
  19. PerKa.BPOM No.21 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Peretensi Warna
  20. PerKa.BPOM No.22 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pembuih
  21. PerKa.BPOM No.23 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Penguat Rasa
  22. PerKa.BPOM No.24 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Penstabil
  23. PerKa.BPOM No.25 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Peningkat Volume
  24. PerKa.BPOM No.26 Tahun 2013 : Pengawasan Pangan Iradiasi
  25. PerKa.BPOM No.4 Tahun 2014 : Bahan Tambahan Pangan Pemanis
  26. PerKa.BPOM No.25 Tahun 2014 : Tata Cara Sertifikasi Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik
  27. PerKa.BPOM No.16 Tahun 2014 : Perubahan Atas Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 Tahun 2011 Tentang Pengawasan Kemasan Pangan
  28. PerKa.BPOM No.1 Tahun 2015 : Kategori Pangan
  29. PerKa.BPOM No. 7 Tahun 2015 : Ammonium Sulfat_Pada Proses Pengolahan Nata De Coco
  30. PerKa.BPOM No. 9 Tahun 2015 : Pengawasan Takaran Saji Pangan Olahan
  31. PerKa.BPOM No.14 Tahun 2015 : Pedoman Cara Ritel Pangan Yang Baik Di Pasar Tradisional
  32. PerKa.BPOM No. 24 Tahun 2015 : Pedoman Pengembangan Desa Pangan Aman
  33. PerKa.BPOM No. 8 Tahun 2016 : Persyaratan Bahan Tambahan Pangan Campuran
  34. PerKa.BPOM No. 9 Tahun 2016 : Acuan Label Gizi
  35. PerKa.BPOM No.10 Tahun 2016: Penggunaan Bahan Penolong Golongan Enzim dan Golongan Penyerap Enzim Dalam Pengolahan Pangan
  36. PerKa.BPOM No.12 Tahun 2016Pendaftaran Pangan Olahan
  37. PerKa.BPOM No.13 Tahun 2016 : Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan
  38. PerKa.BPOM No.14 Tahun 2016 : Standar Keamanan Dan Mutu Minuman Beralkohol
  39. PerKa.BPOM No.16 tahun 2016 : Kriteria Mikrobiologi dalam Pangan Olahan
  40. PerKa.BPOM No. 21 Tahun 2016: Kategori Pangan
  41. PerKa.BPOM No. 22 Tahun 2016 : Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Perisa
  42. PerKa.BPOM No. 23 Tahun 2016 : Pencantuman Informasi Tanpa Bahan Tambahan Pangan pada Label dan Iklan Pangan
  43. PerKa.BPOM No.24 Tahun_2016 : Persyaratan Pangan Steril Komersial
  44. PerKa.BPOM No. 1 Tahun_2017 : Pengawasan Pangan Olahan Organik
  45. PerKa.BPOM No. 2 tahun 2017 : Penerapan Program Manajemen Risiko Keamanan Pangan Di Industri Pangan
  46. PerKa.BPOM No. 22 Tahun 2017 : Penarikan Pangan Dari Peredaran
  47. PerKa.BPOM No. 23 Tahun 2017 : Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan Olahan
  48. PerKa.BPOM No. 27 Tahun 2017 : Pendaftaran Pangan Olahan (Pasal yang terkait label pangan olahan dicabut)
  49. PerBPOM No. 1 Tahun 2018 : Pengawasan Pangan Olahan Untuk Keperluan Gizi Khusus
  50. PerKa.BPOM No. 3 Tahun 2018 : Pangan Iradiasi
  51. PerBPOM No. 5 Tahun 2018 : Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan Olahan
  52. PerBPOM No. 6 Tahun 2018 : Pengawasan Pangan Produk Rekayasa Genetik
  53. PerBPOM No. 7 Tahun 2018 : Bahan Baku Yang Dilarang Dalam Pangan Olahan
  54. PerBPOM No. 8 Tahun 2018 : Batas Maksimum Cemaran Kimia Dalam Pangan Olahan
  55. PerBPOM No. 14 Tahun 2018 : Pencabutan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor Hk.00.06.1.0256 Tahun 2008 Tentang Larangan Penambahan Vitamin K Dalam Produk Susu
  56. PerBPOM No. 26 Tahun 2018 : Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Obat Dan Makanan
  57. PerBPOM No. 27 Tahun 2018 : Standar Pelayanan Publik Di Lingkungan Badan Pengawas Obat Dan Makanan
  58. PerBPOM No. 30 Tahun 2018 : Angka Konsumsi Pangan
  59. PerBPOM No. 31 Tahun 2018 : Label Pangan Olahan
  60. PerBPOM No. 33 Tahun 2018 : Penerapan 2d Barcode Dalam Pengawasan Obat Dan Makanan
  61. PerBPOM No. 11 Tahun 2019 : Bahan Tambahan Pangan
  62. PerBPOM No. 13 Tahun 2019 : Batas Maksimal Cemaran Mikroba Dalam Pangan Olahan
  63. PerBPOM No. 18 Tahun 2019 : Cara Iradiasi Pangan Yang Baik
  64. PerBPOM No. 19 Tahun 2019 : Pedoman Cara Produksi Yang Baik Untuk Pangan Steril Komersial Yang Diolah Dan Dikemas Secara Aseptik
  65. PerBPOM No. 20 Tahun 2019 : Kemasan Pangan
  66. PerBPOM No. 21 Tahun 2019 : Program Manajemen Risiko Keamanan Pangan di Industri Pangan
  67. PerBPOM No. 22 Tahun 2019 : Informasi Nilai Gizi Pada Label Pangan Olahan
  68. PerBPOM No. 24 Tahun 2019 : Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pengawasan Pangan Olahan Untuk Keperluan Gizi Khusus
  69. PerBPOM No. 28 Tahun 2019 : Bahan Penolong Dalam Pengolahan Pangan
  70. PerBPOM No. 34 Tahun 2019 : Kategori Pangan

 

Update 14 Desember 2019 20.56 WIB