Sumber : Pixabay


Produk Pangan Olahan Industri

A. Umum
  1. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan
  2. Peraturan Pemerintah 28-2004 : Keamanan, Mutu Dan Gizi Pangan
  3. Permenkes No. 2 tahun 2013 : Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan
  4. Permenkes No. 701/MENKES/PER/VIII/2009 : Pangan Iradiasi
  5. Permenkes No. 1031 Tahun 2011 : Batas_Maksimum_Cemaran_Radioaktif_Dalam_Pangan
  6. Permenperin No. 20/M-IND/PER/2/2012 Tahun 2012: ttg Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (sni) Produk Melamin – Perlengkapan Makan Dan Minum Secara Wajib
  7. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 77 Tahun 2015 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Melamin-Perlengkapan Makan dan Minum Secara Wajib
  8. Peraturan Menteri Perindustrian No. 10/M-IND/PER/1/2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 105/M-IND/ PER/10/2012 tentang Penunjukan Lembaga Penilaian Kesesuaian dst
  9. Permenkes No. 033 Tahun 2012 : Bahan Tambahan Pangan
  10. Permenkes No. 30 tahun 2013 : Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam Dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Untuk Pangan Olahan Dan Pangan Siap Saji
B. Industri
  1. PerKa.BPOM No. HK.03.1.23.04.12.2208 Tahun 2012 : Pemberlakuan Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Industri Pengolahan Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman Bidang Keamanan Pangan
  2. PerKa.BPOM No. 4 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Bahan Pengkarbonasi
  3. PerKa.BPOM No. 5 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Humektan
  4. PerKa.BPOM No. 6 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pembawa
  5. PerKa.BPOM No. 7 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Perlakuan Tepung
  6. PerKa.BPOM No.8 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengatur Keasaman
  7. PerKa.BPOM No.9 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengeras
  8. PerKa.BPOM No.10 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Bahan Antikempal
  9. PerKa.BPOM No.11 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengembang
  10. PerKa.BPOM No.12 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pelapis
  11. PerKa.BPOM No.13 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Antibuih
  12. PerKa.BPOM No.14 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Propelan
  13. PerKa.BPOM No.15 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengental
  14. PerKa.BPOM No.16 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Garam Pengemulsi
  15. PerKa.BPOM No.17 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Gas Untuk Kemasan
  16. PerKa.BPOM No.18 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Sekuestran
  17. PerKa.BPOM No.19 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pembentuk Gel
  18. PerKa.BPOM No.20 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengemulsi
  19. PerKa.BPOM No.21 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Peretensi Warna
  20. PerKa.BPOM No.22 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pembuih
  21. PerKa.BPOM No.23 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Penguat Rasa
  22. PerKa.BPOM No.24 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Penstabil
  23. PerKa.BPOM No.25 Tahun 2013 : Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Peningkat Volume
  24. PerKa.BPOM No.26 Tahun 2013 : Pengawasan Pangan Iradiasi
  25. PerKa.BPOM No.4 Tahun 2014 : Bahan Tambahan Pangan Pemanis
  26. PerKa.BPOM No.25 Tahun 2014 : Tata Cara Sertifikasi Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik
  27. PerKa.BPOM No.16 Tahun 2014 : Perubahan Atas Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 Tahun 2011 Tentang Pengawasan Kemasan Pangan
  28. PerKa.BPOM No.1 Tahun 2015 : Kategori Pangan
  29. PerKa.BPOM No. 7 Tahun 2015 : Ammonium Sulfat_Pada Proses Pengolahan Nata De Coco
  30. PerKa.BPOM No. 9 Tahun 2015 : Pengawasan Takaran Saji Pangan Olahan
  31. PerKa.BPOM No.14 Tahun 2015 : Pedoman Cara Ritel Pangan Yang Baik Di Pasar Tradisional
  32. PerKa.BPOM No. 24 Tahun 2015 : Pedoman Pengembangan Desa Pangan Aman
  33. PerKa.BPOM No. 8 Tahun 2016 : Persyaratan Bahan Tambahan Pangan Campuran
  34. PerKa.BPOM No. 9 Tahun 2016 : Acuan Label Gizi
  35. PerKa.BPOM No.10 Tahun 2016: Penggunaan Bahan Penolong Golongan Enzim dan Golongan Penyerap Enzim Dalam Pengolahan Pangan
  36. PerKa.BPOM No.12 Tahun 2016Pendaftaran Pangan Olahan
  37. PerKa.BPOM No.13 Tahun 2016 : Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan
  38. PerKa.BPOM No.14 Tahun 2016 : Standar Keamanan Dan Mutu Minuman Beralkohol
  39. PerKa.BPOM No.16 tahun 2016 : Kriteria Mikrobiologi dalam Pangan Olahan
  40. PerKa.BPOM No. 21 Tahun 2016: Kategori Pangan
  41. PerKa.BPOM No. 21 Tahun 2016: Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Perisa
  42. PerKa.BPOM No. 23 Tahun 2016 :Pencantuman Informasi Tanpa Bahan Tambahan Pangan pada Label dan Iklan Pangan
  43. PerKa.BPOM No.24 Tahun_2016 : Persyaratan Pangan Steril Komersial
  44. PerKa.BPOM No. 1 Tahun_2017 : Pengawasan Pangan Olahan Organik
  45. PerKa.BPOM No. 2 tahun 2017 : Penerapan Program Manajemen Risiko Keamanan Pangan Di Industri Pangan
  46. PerKa.BPOM No. 22 Tahun 2017 : Penarikan Pangan Dari Peredaran
  47. PerKa.BPOM No. 23 Tahun 2017 : Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan Olahan
  48. PerKa.BPOM No. 27 Tahun 2017 : Pendaftaran Pangan Olahan (Pasal yang terkait label pangan olahan dicabut)
  49. PerBPOM No. 1 Tahun 2018 : Pengawasan Pangan Olahan Untuk Keperluan Gizi Khusus
  50. PerKa.BPOM No. 3 Tahun 2018 : Pangan Iradiasi
  51. PerBPOM No. 5 Tahun 2018 : Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan Olahan
  52. PerBPOM No. 6 Tahun 2018 : Pengawasan Pangan Produk Rekayasa Genetik
  53. PerBPOM No. 7 Tahun 2018 : Bahan Baku Yang Dilarang Dalam Pangan Olahan
  54. PerBPOM No. 8 Tahun 2018 : Batas Maksimum Cemaran Kimia Dalam Pangan Olahan
  55. PerBPOM No. 14 Tahun 2018 : Pencabutan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor Hk.00.06.1.0256 Tahun 2008 Tentang Larangan Penambahan Vitamin K Dalam Produk Susu
  56. PerBPOM No. 26 Tahun 2018 : Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Obat Dan Makanan
  57. PerBPOM No. 27 Tahun 2018 : Standar Pelayanan Publik Di Lingkungan Badan Pengawas Obat Dan Makanan
  58. PerBPOM No. 30 Tahun 2018 : Angka Konsumsi Pangan
  59. PerBPOM No. 31 Tahun 2018 : Label Pangan Olahan
  60. PerBPOM No. 33 Tahun 2018 : Penerapan 2d Barcode Dalam Pengawasan Obat Dan Makanan
  61. PerBPOM No. 11 Tahun 2019 : Bahan Tambahan Pangan
  62. PerBPOM No. 13 Tahun 2019 : Batas Maksimal Cemaran Mikroba Dalam Pangan Olahan
  63. PerBPOM No. 18 Tahun 2019 : Cara Iradiasi Pangan Yang Baik
  64. PerBPOM No. 19 Tahun 2019 : Pedoman Cara Produksi Yang Baik Untuk Pangan Steril Komersial Yang Diolah Dan Dikemas Secara Aseptik
  65. PerBPOM No. 20 Tahun 2019 : Kemasan Pangan
  66. PerBPOM No. 21 Tahun 2019 : Program Manajemen Risiko Keamanan Pangan di Industri Pangan
  67. PerBPOM No. 22 Tahun 2019 : Informasi Nilai Gizi Pada Label Pangan Olahan
  68. PerBPOM No. 24 Tahun 2019 : Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pengawasan Pangan Olahan Untuk Keperluan Gizi Khusus
  69. PerBPOM No. 28 Tahun 2019 : Bahan Penolong Dalam Pengolahan Pangan
  70. PerBPOM No. 34 Tahun 2019 : Kategori Pangan
  71. PerBPOM No. 13 tahun 2020 tentang Bahan Tambahan Pangan Perisa;
  72. PerBPOM No. 16 tahun 2020 tentang Pencantuman Informasi Nilai Gizi Untuk Pangan Olahan Yang Diproduksi Oleh Usaha Mikro Dan Usaha Kecil;
  73. PerBPOM No. 20 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Bahan Penolong Dalam Pengolahan Pangan;
  74. PerBPOM No. 24 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pengawasan Pangan Olahan Untuk Keperluan Gizi Khusus
  75. PerBPOM No. 28 tahun 2020 tentang  Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Makanan Pendamping Air Susu Ibu

 

Update 5 Oktober 2020 15.46 WIB